Selasa, 28 Juli 2020

LKMM BELA NEGARA

RANGKAIAN TERAKHIR LKMM-TD : Bela Negara

Selasa, 28 Juli 2020

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

SEMANGAT PAGI! 

Hari ini, saya akan menuliskan pengalaman saya dalam mengikuti rangkaian terakhir dari kegiatan LKMM-TD 2020 yaitu LKMM Bela Negara. Nah, kegiatan ini mengangkat tema "Membentuk Mahasiswa Milenial yang Berpikir Positif dan Bekerja Cerdas dalam Memanajemen Diri". Dalam kegiatan ini juga diundang seorang narasumber ahli yang berpengalaman di bidang bela negara yaitu bapak Mayor Inf Sahraji selaku guru militer intelijen RINDAM tahun 2020. Beliau menyampaikan materi bela negara dengan sangat rinci dan detail yang dimulai dari cikal bakal bangsa hingga cara mewujudkan bagaimana sikap bela negara yang seharusnya.

Bapak Mayor Inf Sahraji serta Kak Feisal

Pertama, beliau menjelaskan cikal bakal dari bangsa Indonesia sendiri. Bangsa Indonesia dulunya tidak begitu saja langsung berdiri sebagai sebuah bangsa, namun banyak proses yang dilalui hingga dapat menjadi sebuah negara yang berdaulat. Pada awalnya bermula dari terbentuknya beberapa kerajaan di Indonesia yang menyatukan beberapa bagian wilayah, salah satu contoh kerajaan yang dijuluki sebagai kerajaan terbesar di Nusantara ialah kerajaan Majapahit. Pusat perekonomian dunia melalui sebuah selat di Indonesia yakni selat Malaka. Oleh karena itu, banyak pedagang asing keluar dan masuk dari wilayah Indonesia untuk berdagang. Namun, ada beberapa negara yang ingin menguasai wilayah Indonesia dengan cara melakukan politik adu domba antar kerajaan yang ada, contohnya yaitu Negara Belanda. Negara Belanda juga melakukan adu domba antar suku, ras dan agama yang ada sehingga menghancurkan dan memecah belah kesatuan dan persatuan yang sudah lebih dulu ada sehingga Bangsa Indonesia lebih mudah dijajah. Kemudian dimulailah masa penjajahan oleh Negara Belanda yang berlangsung selama 350 tahun. Tapi pada akhirnya karena jasa para pahlawan yang mau berkorban demi berdirinya NKRI, kita sekarang dapat hidup dengan merdeka.

Bapak Mayor Inf Sahraji saat menjelaskan tentang pengertian dari bela negara

Nah, definisi dari sikap bela negara sendiri adalah sikap, tekad, ataupun perilaku yang dijiwai oleh kecintaan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Sikap bela negara ini memiliki tujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara, menjalankan nilai-nilai dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta menjaga identitas dan integritas suatu negara. Selain itu, beberapa manfaat bela negara antara lain:
  • Menanamkan rasa kecintaan pada bangsa dan patriotisme sesuai dengan kemampuan pribadi masing-masing.
  • Membentuk iman dan taqwa pada agama yang dianut.
  • Melatih jiwa kepemimpinan dalam memimpin diri sendiri maupun suatu kelompok.
  • Menghilangkan sikap negatif, seperti malas, apatis, egois dan tidak disiplin.
  • Membentuk sikap disiplin waktu dan aktivitas.  

Selain itu, bapak Sahraji juga menjabarkan apa itu wawasan bangsa. Wawasan bangsa adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam menghadapi perubahan baik dalam kawasan regional maupun global. Unsur dari wawasan kebangsaan yaitu paham kebangsaan, rasa kebangsaan, dan semangat kebangsaan. Wawasan kebangsaan negara Indonesia menolak segala diskriminasi suku, ras, keturunan, warna kulit, asal daerah, golongan, agama serta status sosial. Konsep kebangsaan kita bertujuan untuk membangun dan mengembangkan persatuan dan kesatuan. Derasnya pengaruh globalisasi bukan mustahil akan memporak-porandakan adat budaya yang menjadi jati diri kita sebagai suatu bangsa dan akan melemahkan paham nasionalisme., namun nasionalisme berkembang di setiap bangsa dipengaruhi juga oleh nilai-nilai dasar yang berkembang dalam masyarakatnya masing-masing, sehingga memberikan ciri khas bagi masing-masing bangsa. 

Kesadaran bela negara ini penting untuk diwujudkan dalam revolusi mental. Revolusi mental sendiri yaitu perubahan cara berpikir dalam waktu singkat untuk merespon, bertindak dan bekerja. Bertujuan untuk mengangkat kembali karakter bangsa yang mengalami kemerosotan. Hal ini dikarenakan jika warga suatu negara mengalami kemerosotan karakter maka negara tersebut akan mengarah pada kehancuran. Kemudian dikeluarkanlah keputusan Presiden tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental yang terdiri dari:
  • Program Gerakan Indonesia Melayani.
  • Program Gerakan Indonesia Bersih. 
  • Program Gerakan Indonesia Tertib.
  • Program Gerakan Indonesia Mandiri.
  • Program Gerakan Indonesia Bersatu.

Setelah mengikuti rangkaian kegiatan bela negara ini, saya tersadar jika sikap bela negara sangat penting untuk dimiliki oleh setiap warga negara. Sikap ini selain berfungsi untuk meningkatkan rasa cinta tanah air juga dapat membantu seseorang untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Sebelumnya, saya memandang sebelah mata tentang nasionalisme karena saya menganggapnya tidak terlalu penting, namun sekarang saya tahu bahwa sikap nasionalisme merupakan kewajiban suatu warga negara.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan LKMM bela negara ini, maka kegiatan LKMM-TD 2020 resmi selesai dan ditutup. Sebelumnya saya sempat ragu apakah bisa jika LKMM-TD dilakukan secara daring, namun ternyata semuanya berjalan dengan lancar. Meskipun dilaksanakan secara daring, semoga ilmu yang didapatkan dalam kegiatan ini akan bermanfaat untuk masa depan kelak. Terima kasih banyak kepada panitia LKMM-TD dan teman-teman sekalian yang turut serta dalam kegiatan LKMM-TD ini, tetap semangat walaupun kita di rumah aja.

Sekian dari saya, mohon maaf jika terdapat kesalahan kata.
Terima Kasih.


Tetap semangat!:)
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Sabtu, 25 Juli 2020

LKMM VAGANZA & VIDEO PROJECT ANGKATAN


RANGKAIAN SELANJUTNYA LKMM-TD : Vaganza & Video Project

Senin, 6 Juli 2020

Minggu, 26 Juli 2020

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

SEMANGAT PAGI! 

Pada hari ini, saya akan menceritakan pengalaman saya saat mengikuti kegiatan LKMM Vaganza dan Video Project Angkatan. Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan LKMM Vaganza diadakan sebagai kegiatan penutup setelah seluruh rangkaian kegiatan LKMM-TD selesai dilaksanakan. Biasanya, dalam rangkaian kegiatan LKMM Vaganza ini, setiap kelompok masing-masing diminta menampilkan penampilan seni yang dikuasai agar ditampilkan untuk memeriahkan acara. Rangkaian ini bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan antar mahasiswa serta untuk belajar bagaimana caranya mengurus suatu kepanitiaan acara. 

Namun, pada tahun ini rangkaian acara LKMM Vaganza tidak dapat dilaksanakan di Fakultas Teknik dikarenakan di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya masih terdampak pandemi COVID-19. Oleh karena itu seluruh kegiatan LKMM-TD masih dilaksanakan secara daring. Nah, untuk itu kegiatan LKMM Vaganza digantikan dengan presentasi proposal dari setiap kelompok yang mengikuti LKMM-TD.

Dalam presentasi ini, dilakukan bergantian berturut-turut dimulai dari kelompok 1 dan seterusnya hingga kelompok 14. Kelompok yang presentasi akan diwakilkan oleh 3-5 orang perwakilan dari kelompoknya, lalu kelompok berikutnya akan menyimak apa yang dipresentasikan dari kelompok tersebut. Pada akhir presentasi, kakak-kakak dari BEM selaku panitia kegiatan LKMM-TD akan menilai hasil presentasi dan memberi saran serta masukan yang membantu untuk kedepannya. Dalam mempresentasikan proposal, peserta dapat melatih kemampuan public speaking didepan umum serta menghargai pendapat orang lain.  Kelompok saya sendiri, yang bernama Reactor menyimak apa yang dipresentasikan oleh perwakilan dari kelompok sebelumnya yaitu kelompok Pick Point.

Presentasi dari kelompok Pick Point
  
 Berikut ini adalah hasil dari presentasi dari kelompok Pick Point yang saya dapatkan:
  • Mengusung tema "A Plane to get a Good Plan".
  • Tema ini memiliki makna bahwa segala sesuatu memiliki tahapan-tahapan seperti layaknya pesawat. Pesawat dikatakan bekerja sejak lepas landas, mengudara diatas awan hingga sampai proses landing pada tempat tujuan.
  • Mempunyai dekorasi berupa pesawat kertas yang bertuliskan keluh kesah dan harapan setelah menjalankan rangkaian acara LKMM-TD.
  • Memiliki maksud dan tujuan yaitu membentuk mahasiswa yang inovatif, menguasai manajemen waktu serta meningkatkan rasa persaudaraan sesama mahasiswa Fakultas Teknik.
  • Kegiatan acara dilangsungkan di Fakultas Teknik Banjarmasin, karena disana tidak pernah dilakukan rangkaian kegiatan LKMM Vaganza sebelumnya.
  • Kegiatan dilaksanakan dari pukul 16.15 sore hingga pukul 23.00 malam.
  • Susunan aara dimulai dari penutupan LKMM-TD 2020, games, award untuk mahasiswa baru, makan malam bersama, malam keakraban, award untuk kakak-kakak BEM  dan diakhiri dengan pentas seni.
  • Pendanaan sebesar Rp. 500.000,00,-

Kegiatan berikutnya yaitu pembuatan Video Project Angkatan yang mengangkat tema "Together We Are Strong". Tema tersebut diangkat karena berkaitan dengan masa pandemi COVID-19 pada saat ini. Setiap kelompok mengirimkan perwakilan 5 orang anggota kelompok untuk berpartisipasi dalam pembuatan video. Dalam video tersebut, akan ditampilkan penampilan yang terdiri dari pembacaan narasi, menyanyi, jargon LKMM-TD, jargon dari berbagai program studi serta jargon teknik. Penampilan ini dilakukan oleh masing-masing partisipan dari rumah saja dan dikumpulkan kemudian diedit menjadi satu hingga menghasilkan satu buah video. Video project ini akan di upload di instagram masing-masing peserta LKMM-TD 2020.

Salah satu part dari Video Project Angkatan

Dalam video project tersebut, kita diminta agar terus tetap bersama-sama memerangi virus COVID-19 dan tetap tegar dalam beraktivitas meskipun kita dirumah saja. Kita juga harus menghargai para petugas kesehatan yang mau berkorban diri untuk merawat pasien yang terjangkit virus COVID-19. Diharapkan kita tetap mengikuti protokol kesehatan dan sebisa mungkin tidak menambah beban para petugas kesehatan yang telah bersusah payah merawat pasien hingga mengorbankan diri sendiri terjangkit virus COVID-19.

Demikian pengalaman yang dapat saya sampaikan dalam mengikuti rangkaian kegiatan LKMM Vaganza ini, mohon maaf jika terdapat kesalahan penulisan kata atau kalimat yang kurang berkenan.
Terima Kasih.


Tetap semangat!
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Senin, 20 Juli 2020

STUDI KEAGAMAAN


RANGKAIAN KEEMPAT LKMM-TD : Studi Keagamaan

Sabtu, 18 Juli 2020

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

SEMANGAT PAGI! 

Pada hari ini, Sabtu tanggal 18 Juli 2020 kembali dilanjutkan rangkaian kegiatan LKMM-TD 2020. Rangkaian kegiatan hari ini yaitu Studi Keagamaan yang bertemakan "Istiqomah Beribadah dalam Masa Pandemi". Materi dari tema tersebut akan disampaikan oleh seorang narasumber berpengalaman yaitu bapak Akhmad Saberin, S.Si selaku Kepala Sekolah dari SMP-IT ANIC. Beliau memaparkan bahwa dalam masa pandemi ini, ada banyak hal yang dapat kita ambil manfaat positifnya. Salah satunya ialah memperbaiki diri sendiri. 

Pertama-tama, beliau menyampaikan terlebih dahulu tujuan dari pendidikan nasional menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 3. Tujuan yang pertama yaitu pendidikan mampu menciptaka karakter beriman dan bertaqwa, maksudnya adalah manusia harus memiliki sifat Ketuhanan. Kemudian tujuan yang kedua adalah manusia memiliki akhlak yang mulia, yaitu manusia harus memiliki adab dan perilaku yang baik.  Selanjutnya tujuan yang ketiga ialah manusia harus mempunyai jiwa dan raga yang sehat. Tujuan yang keempat yaitu manusia harus memiliki pikiran yang cerdas, pikiran cerdas disini ditujukan agar manusia menggunakan akalnya dengan sebaik-baiknya. Tujuan yang kelima adalah manusia memiliki sifat cakap, sifat cakap disini yaitu mampu dan sanggup mengemban beban serta tanggung jawab yang telah diberikan. Tujuan yang keenam ialah manusia memiliki sifat kreatif. Lalu tujuan yang terakhir yaitu manusia memiliki sifat bertanggung jawab dan demokratis. Semua tujuan tersebut berdasarkan dari Pancasila  dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama dan kebudayaan nasional Indonesia serta dianggap tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.


Bapak Akhmad Saberin, S.Si saat menjelaskan tentang tujuan pendidikan nasional

Selanjutnya, beliau menjabarkan isi dari Q.S. Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan kunci agar istiqomah dalam empat kunci, antara lain:
  1. Sholat. Terdapat tiga golongan di dalamnya yaitu orang yang menjaga dan mencintai sholat, orang yang sholat namun lalai dan menunda waktu sholat, serta orang yang tidak mengerjakan sholat sama sekali ketika masih hidup.
  2. Hubungan Manusia. Ketika masa pandemi, ada baiknya jika kita memperbaiki hubungan kita dengan sesama manusia, contohnya seperti melakukan sedekah, bersabar dan memaafkan orang lain.
  3. Hubungan dengan Diri Sendiri. Saat masa pandemi, alangkah baiknya kita mampu mengevaluasi diri sendiri, seperti apa saja yang sudah kita kerjakan dan apa saja yang telah kita perbaiki. Cara yang paling mudah dalam memperbaiki diri sendiri yaitu menumbuhkan sifat empati (ridho).
  4. Hubungan dengan Lingkungan. Meskipun ketika masa pandemi kita berada dalam rumah saja, kita tetap wajib bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan. 

Empat  kunci istiqomah tersebut wajib kita lakukan baik ada ataupun tidak adanya pandemi. Hal ini dikarenakan empat kunci tersebut tertulis di Al-Qur'an dan merupakan perintah dari Allah SWT. Oleh karena itu kita harus mentaati dan melakukannya. Dalam rangkaian kegiatan hari ini, ada banyak hal yang membuat saya sadari dan pelajari. Salah satunya adalah dari sifat saya yang kurang menjalani empat kunci istiqomah diatas. Selama ini saya juga kurang mengevaluasi diri sendiri dan tidak menyadari pentingnya hal-hal tersebut dilakukan. Maka dari itu sekarang saya mencoba untuk memperbaiki diri sendiri dan juga mengingatkan orang-orang di sekitar saya untuk melakukan istiqomah juga.

Saya rasa sekian yang dapat saya sampaikan pada hari ini, mohon maaf jika terdapat kesalahan penulisan kata atau kalimat yang kurang berkenan.
Terima Kasih.


Tetap semangat!
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Jumat, 17 Juli 2020

TEKNIK MENGABDI

 

RANGKAIAN KETIGA LKMM-TD : Teknik Mengabdi 

Rabu, 15 Juli 2020

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

SEMANGAT PAGI! 

Pada hari ini, rangkaian kegiatan LKMM-TD kembali dilanjutkan setelah minggu lalu diadakan rangkaian kegiatan EFTALK. Rangkaian kegiatan hari ini adalah teknik mengabdi dimana seharusnya diadakan dengan terjun langsung ke dalam masyarakat dalam bentuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Namun, dikarenakan adanya perbedaan daerah dan situasi pandemi sekarang maka teknik mengabdi kali ini diadakan secara daring di rumah saja. 
 
Dalam rangkaian kegiatan teknik mengabdi ini, tema yang diangkat adalah "Pengelolaan Lingkungan saat New Normal". Dalam rangkaian kegiatan ini diundang pula seorang narasumber penting yaitu Ibu Shanty Eka Septiani, S.Hut. MS selaku Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Pengendalian Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru.  





Pembahasan kali ini sangat berbeda dengan rangkaian kegiatan sebelumnya, jika sebelumnya kita membahas tentang kepemimpinan dan kewirausahaan, maka kali ini kita akan membahas tentang lingkungan. Ibu Shanty menjabarkan bahwa permasalahan lingkungan saat ini sangat kompleks dan dapat berpengaruh pada globalisasi serta kebudayaan daerah setempat. Salah satu masalah lingkungan yang saat ini masih tidak bisa dikendalikan adalah masalah sampah plastik. Penyebab permasalahan ini dimulai dari diri kita sendiri maupun juga dari masyarakat. Bahan plastik diakui memang memiliki harga yang relatif murah dan mudah didapatkan, namun penguraiannya tidaklah cepat dan mudah. Memerlukan waktu yang lama untuk menguraikan semua sampah plastik yang ada di bumi, belum lagi jika bahan plastik terus menerus digunakan dan menambah sampah plastik yang memang sudah ada sebelumnya.

Beberapa contoh penanganan terhadap permasalahan sampah plastik ini, yaitu yang pertama memberikan edukasi pada masyarakat tentang bahan plastik dan bahayanya di masa depan. Selanjutnya melakukan pengawasan limbah B3 dari limbah rumah sakit terutama limbah dari hasil tes kesehatan. Pengelolaan rumah sakit tersebut sebaiknya lebih ditingkatkan di masa pandemi ini. Kemudian yang terakhir, melakukan pengawasan terhadap instansi pemerintah dan pelaku usaha (AMDAL) terkait pengelolaan lingkungan hidup sekarang. 

Ibu Shanty juga memberikan pendapat bahwa kita sebagai mahasiswa juga dapat melakukan suatu hal kecil yang juga membantu dalam permasalahan lingkungan ini. Contohnya seperti melakukan sesuatu yang dapat dilakukan oleh diri sendiri, seperti tidak memakai plastik serta memberikan contoh hidup sehat pada orang-orang disekitar kita. 

Sekian dari saya, mohon maaf jika terdapat kesalahan kata.
Terima Kasih.


Tetap semangat!
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Senin, 06 Juli 2020

ENGINEERING FACULTY TALKSHOW


RANGKAIAN KEDUA LKMM-TD : EF TALKSHOW

  Minggu, 5 Juli 2020

 

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

SEMANGAT PAGI!

Setelah rangkaian acara LKMM-TD ditunda selama lebih dari 3 bulan dikarenakan pandemi COVID-19, pihak BEM Fakultas Teknik ULM kembali melanjutkan rangkaian LKMM-TD secara online. Rangkaian kedua kali ini diadakan dengan cara yang berbeda dari rangkaian sebelumnya, yaitu dengan bertatap muka secara online melalui aplikasi google meet.

Pada hari ini, saya mengikuti rangkaian acara kedua dari LKMM-TD : EF Talkshow pada hari minggu, 5 juli 2020 pukul 09.00 WIB. EFTalkshow kali ini mengusung tema Leadership dan Entrepreneurship. Dalam EF Talkshow tersebut, diundang juga dua orang narasumber berpengalaman dan ahli di bidang kepemimpinan serta kewirausahaan.

Narasumber pertama yaitu bapak Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. selaku rektor Universitas Lambung Mangkurat. Dalam talkshow kemarin, beliau menceritakan pengalaman yang telah beliau alami sehingga dapat membentuk karakter beliau menjadi karakter seorang pemimpin. Beliau juga membagikan ilmu bahwa dengan melalui proses untuk membentuk sebuah karakter, siapapun bisa menjadi seorang pemimpin. Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, karena harus memimpin banyak orang. Oleh karena itu, diperlukan individu yang dapat berpikir kritis, disiplin dan bertanggung jawab agar dapat berhasil dalam memimpin orang banyak. Selain itu, menjadi pemimpin juga artinya mendapatkan kepercayaan orang lain. Maka dari itu, sikap dan perilaku jujur juga harus ditanamkan pada karakter seorang pemimpin.

Bapak Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. selaku Rektor ULM serta Kak Feisal selaku Ketua BEM FT

 ULM


Selanjutnya, narasumber kedua yaitu bapak M. Wellem Harto, S.PD., CPC selaku ketua APINDO Kab. Batola. Beliau menjabarkan bahwa jalan hidup yang beliau lalui sangat berat karena harus dapat menghidupi diri sendiri di saat merantau di pulau orang. Keadaan dan kebutuhan menuntut beliau untuk berwirausaha di usia muda. Beruntungnya, beliau mendapat beasiswa untuk kuliah yang meringankan beliau agar tidak terlalu banyak mengeluarkan uang. Dari pengalaman berwirausaha di usia muda, beliau mendapatkan pelajaran bahwa berwirausaha juga penting dilakukan oleh seorang mahasiswa. Selain untuk meringankan beban orang tua, berwirausaha juga dapat melatih karakter seseorang memiliki jiwa wirausaha. Menurut beliau, negara tidak dapat sepenuhnya menyediakan lapangan pekerjaan untuk para sarjana karena adanya keterbatasan lapangan kerja. Mahasiswa lulusan sarjana harus bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri agar tidak hanya bergantung pada lapangan pekerjaan yang tersedia saja. Oleh karena itu, diperlukanlah ilmu berwirausaha yang diajarkan pada para mahasiswa sekarang. Dengan merubah mindset, aktif berorganisasi, serta mendapatkan ilmu lapangan, para mahasiswa diharapkan dapat berwirausaha sendiri. Salah satu contoh dari ilmu lapangan ialah mendapatkan bimbingan oleh orang yang berpengalaman di bidang wirausaha (mentoring).

 
Bapak M. Wellem Harto, S.PD., CPC selaku Ketua APINDO serta Kak Feisal selaku Ketua BEM FT ULM



Banyak ilmu dan pelajaran yang saya dapatkan dari talkshow hari ini, selain mengetahui apa saja pengalaman yang telah didapatkan oleh bapak Sutarto dan bapak Wellem, saya juga mendapatkan ilmu dan tips bermanfaat agar dapat menjadi karakter yang handal dalam kepemimpinan maupun berwirausaha. Dari materi yang telah saya dapatkan, saya mendapatkan kesimpulan bahwa menjadi pemimpin tidaklah mudah, ada proses yang panjang di baliknya. Agar menjadi pemimpin yang handal dan dapat dipercaya, dapat dilakukan dengan cara memperbaiki diri dan perilaku, cara kita bergaul dengan sesama dan cara berkomunikasi dengan orang lain. Saya juga menyimpulkan bahwa berwirausaha sejak masih muda sangat penting dilakukan oleh para mahasiswa. Sebelum berwirausaha, kita dapat mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu. Salah satunya adalah melakukan bimbingan (mentoring) dengan orang-orang yang telah berpengalaman di bidang wirausaha. Kesuksesan di bangku kuliah harus diraih dalam tiga hal, yaitu sukses di bidang akademik, sukses di bidang organisasi dan juga sukses di bidang wirausaha.

Sekian dari saya, mohon maaf jika terdapat kesalahan kata.
Terima Kasih.


Tetap semangat!
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

LKMM BELA NEGARA

RANGKAIAN TERAKHIR LKMM-TD : Bela Negara Selasa, 28 Juli 2020   Assalamu'alaikum Wr. Wb. SEMANGAT PAGI!  Hari ini, saya akan ...