RANGKAIAN KEDUA LKMM-TD : EF TALKSHOW
Minggu, 5 Juli 2020
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
SEMANGAT PAGI!
Setelah rangkaian acara LKMM-TD ditunda selama lebih dari 3 bulan dikarenakan pandemi COVID-19, pihak BEM Fakultas Teknik ULM kembali melanjutkan rangkaian LKMM-TD secara online. Rangkaian kedua kali ini diadakan dengan cara yang berbeda dari rangkaian sebelumnya, yaitu dengan bertatap muka secara online melalui aplikasi google meet.
Pada hari ini, saya mengikuti rangkaian acara kedua dari LKMM-TD : EF Talkshow pada hari minggu, 5 juli 2020 pukul 09.00 WIB. EFTalkshow
kali ini mengusung tema Leadership dan Entrepreneurship. Dalam EF Talkshow tersebut, diundang juga dua orang narasumber berpengalaman dan ahli di bidang kepemimpinan
serta kewirausahaan.
Narasumber pertama yaitu bapak Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. selaku rektor Universitas Lambung Mangkurat. Dalam talkshow kemarin, beliau menceritakan pengalaman yang telah beliau alami sehingga dapat membentuk karakter beliau menjadi karakter seorang pemimpin. Beliau juga membagikan ilmu bahwa dengan melalui proses untuk membentuk sebuah karakter, siapapun bisa menjadi seorang pemimpin. Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, karena harus memimpin banyak orang. Oleh karena itu, diperlukan individu yang dapat berpikir kritis, disiplin dan bertanggung jawab agar dapat berhasil dalam memimpin orang banyak. Selain itu, menjadi pemimpin juga artinya mendapatkan kepercayaan orang lain. Maka dari itu, sikap dan perilaku jujur juga harus ditanamkan pada karakter seorang pemimpin.
Selanjutnya, narasumber kedua yaitu bapak M. Wellem Harto, S.PD., CPC selaku ketua APINDO Kab. Batola. Beliau menjabarkan bahwa jalan hidup yang beliau lalui sangat berat karena harus dapat menghidupi diri sendiri di saat merantau di pulau orang. Keadaan dan kebutuhan menuntut beliau untuk berwirausaha di usia muda. Beruntungnya, beliau mendapat beasiswa untuk kuliah yang meringankan beliau agar tidak terlalu banyak mengeluarkan uang. Dari pengalaman berwirausaha di usia muda, beliau mendapatkan pelajaran bahwa berwirausaha juga penting dilakukan oleh seorang mahasiswa. Selain untuk meringankan beban orang tua, berwirausaha juga dapat melatih karakter seseorang memiliki jiwa wirausaha. Menurut beliau, negara tidak dapat sepenuhnya menyediakan lapangan pekerjaan untuk para sarjana karena adanya keterbatasan lapangan kerja. Mahasiswa lulusan sarjana harus bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri agar tidak hanya bergantung pada lapangan pekerjaan yang tersedia saja. Oleh karena itu, diperlukanlah ilmu berwirausaha yang diajarkan pada para mahasiswa sekarang. Dengan merubah mindset, aktif berorganisasi, serta mendapatkan ilmu lapangan, para mahasiswa diharapkan dapat berwirausaha sendiri. Salah satu contoh dari ilmu lapangan ialah mendapatkan bimbingan oleh orang yang berpengalaman di bidang wirausaha (mentoring).
Banyak ilmu dan pelajaran yang saya dapatkan dari talkshow hari ini, selain mengetahui apa saja pengalaman yang telah didapatkan oleh bapak Sutarto dan bapak Wellem, saya juga mendapatkan ilmu dan tips bermanfaat agar dapat menjadi karakter yang handal dalam kepemimpinan maupun berwirausaha. Dari materi yang telah saya dapatkan, saya mendapatkan kesimpulan bahwa menjadi pemimpin tidaklah mudah, ada proses yang panjang di baliknya. Agar menjadi pemimpin yang handal dan dapat dipercaya, dapat dilakukan dengan cara memperbaiki diri dan perilaku, cara kita bergaul dengan sesama dan cara berkomunikasi dengan orang lain. Saya juga menyimpulkan bahwa berwirausaha sejak masih muda sangat penting dilakukan oleh para mahasiswa. Sebelum berwirausaha, kita dapat mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu. Salah satunya adalah melakukan bimbingan (mentoring) dengan orang-orang yang telah berpengalaman di bidang wirausaha. Kesuksesan di bangku kuliah harus diraih dalam tiga hal, yaitu sukses di bidang akademik, sukses di bidang organisasi dan juga sukses di bidang wirausaha.
Sekian dari saya, mohon maaf jika terdapat kesalahan kata.
Terima Kasih.
Tetap semangat!
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Narasumber pertama yaitu bapak Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. selaku rektor Universitas Lambung Mangkurat. Dalam talkshow kemarin, beliau menceritakan pengalaman yang telah beliau alami sehingga dapat membentuk karakter beliau menjadi karakter seorang pemimpin. Beliau juga membagikan ilmu bahwa dengan melalui proses untuk membentuk sebuah karakter, siapapun bisa menjadi seorang pemimpin. Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, karena harus memimpin banyak orang. Oleh karena itu, diperlukan individu yang dapat berpikir kritis, disiplin dan bertanggung jawab agar dapat berhasil dalam memimpin orang banyak. Selain itu, menjadi pemimpin juga artinya mendapatkan kepercayaan orang lain. Maka dari itu, sikap dan perilaku jujur juga harus ditanamkan pada karakter seorang pemimpin.
![]() | ||||
| Bapak Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. selaku Rektor ULM serta Kak Feisal selaku Ketua BEM | FT | ULM |
Selanjutnya, narasumber kedua yaitu bapak M. Wellem Harto, S.PD., CPC selaku ketua APINDO Kab. Batola. Beliau menjabarkan bahwa jalan hidup yang beliau lalui sangat berat karena harus dapat menghidupi diri sendiri di saat merantau di pulau orang. Keadaan dan kebutuhan menuntut beliau untuk berwirausaha di usia muda. Beruntungnya, beliau mendapat beasiswa untuk kuliah yang meringankan beliau agar tidak terlalu banyak mengeluarkan uang. Dari pengalaman berwirausaha di usia muda, beliau mendapatkan pelajaran bahwa berwirausaha juga penting dilakukan oleh seorang mahasiswa. Selain untuk meringankan beban orang tua, berwirausaha juga dapat melatih karakter seseorang memiliki jiwa wirausaha. Menurut beliau, negara tidak dapat sepenuhnya menyediakan lapangan pekerjaan untuk para sarjana karena adanya keterbatasan lapangan kerja. Mahasiswa lulusan sarjana harus bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri agar tidak hanya bergantung pada lapangan pekerjaan yang tersedia saja. Oleh karena itu, diperlukanlah ilmu berwirausaha yang diajarkan pada para mahasiswa sekarang. Dengan merubah mindset, aktif berorganisasi, serta mendapatkan ilmu lapangan, para mahasiswa diharapkan dapat berwirausaha sendiri. Salah satu contoh dari ilmu lapangan ialah mendapatkan bimbingan oleh orang yang berpengalaman di bidang wirausaha (mentoring).
![]() |
| Bapak M. Wellem Harto, S.PD., CPC selaku Ketua APINDO serta Kak Feisal selaku Ketua BEM FT ULM |
Banyak ilmu dan pelajaran yang saya dapatkan dari talkshow hari ini, selain mengetahui apa saja pengalaman yang telah didapatkan oleh bapak Sutarto dan bapak Wellem, saya juga mendapatkan ilmu dan tips bermanfaat agar dapat menjadi karakter yang handal dalam kepemimpinan maupun berwirausaha. Dari materi yang telah saya dapatkan, saya mendapatkan kesimpulan bahwa menjadi pemimpin tidaklah mudah, ada proses yang panjang di baliknya. Agar menjadi pemimpin yang handal dan dapat dipercaya, dapat dilakukan dengan cara memperbaiki diri dan perilaku, cara kita bergaul dengan sesama dan cara berkomunikasi dengan orang lain. Saya juga menyimpulkan bahwa berwirausaha sejak masih muda sangat penting dilakukan oleh para mahasiswa. Sebelum berwirausaha, kita dapat mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu. Salah satunya adalah melakukan bimbingan (mentoring) dengan orang-orang yang telah berpengalaman di bidang wirausaha. Kesuksesan di bangku kuliah harus diraih dalam tiga hal, yaitu sukses di bidang akademik, sukses di bidang organisasi dan juga sukses di bidang wirausaha.
Sekian dari saya, mohon maaf jika terdapat kesalahan kata.
Terima Kasih.
Tetap semangat!
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar